Sabtu, 01 Juni 2013

Akhir Raja Rimba -2-


Mari, duduklah.
Di sampingku.
Hari ini akan kuungkap mengapa kau kusebut Jenggala.

Jenggala adalah rimba, aku adalah singa.
Singa perlu rimba untuk menjadi raja. Rimba adalah singgasana.
Aku perlu memilikimu untuk menjadi raja, karena bagiku kaulah singgasanaku.
Aku ingin menguasai singgasanamu. Menjadi satu-satunya yang kau cintai, kau pikirkan, menjadi raja di hatimu.

                 Kemudian, kau beranjak dari sampingku.
"Tapi rimba ini belum kau taklukkan, kau belum menguasai singgasana ini. Carilah rimba lain!"
Aku tersenyum. "Aku tak pernah benar-benar menaklukkannya. Karena aku tahu singgasanamu pernah dimiliki yg lain. Singgasana yg selalu kau hangatkan agar saat rajamu kembali dia tak kedinginan, tak merasa ditinggalkan."

Aku meninggalkanmu dan cinta yang masih kau simpan.
Selamat tinggal Jenggala. Satu-satunya Jenggala bernama fatamorgana.
Satu kedipan, kau menghilang.
Kenyataan menyapa di permukaan.
"Kau adalah singa, kau adalah raja. Tak ada yg tak bisa kau taklukkan. Carilah rimba yang sesungguhnya, bukan fatamorgana karena fatamorgana takkan menguatkanmu dalam nyata."

          Aku akan menemukan rimba lain, tapi mereka hanya akan kusebut rimba.
Hanya kau yang akan kusebut Jenggala. Dan Fatamorgana.

06032013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar