erimis di luar jendela. Melodi gitar dari kamar adikku
memojokkanku pd sudut senyap. Keheningan. Menusuk-nusuk kepedihan.
Hellios tak muncul krn sbuah doa. Pengharapan waktu terhenti karena
membuat resah bocah akan kehilangan. Hellios membekap bumi dengan awan.
Besar-besar dan gelap. Menenangkan ketakutan bocah pada fajar. Jam 8,
harapan kosong. Mataku basah. Hellios, pada siapa aku harus mengadu?
Satu-satunya pelarianku hanyalah Dewi Muse. Berharap Orpheus memainkan harpa dan mengirimku pada kesenyapan. Memenjarakan keresahan, membekukan air mata. Mengurungku pd sebuah pelarian. Ke mana? Ulurkan tangan, siapa saja.
Satu-satunya pelarianku hanyalah Dewi Muse. Berharap Orpheus memainkan harpa dan mengirimku pada kesenyapan. Memenjarakan keresahan, membekukan air mata. Mengurungku pd sebuah pelarian. Ke mana? Ulurkan tangan, siapa saja.